Sungguh  bangga menjadi orangtua. Membesarkannya  dan melihat  pertumbuhannya  dari  hari  ke hari merupakan pengalaman yang luar biasa. Ingin  rasanya mengapresiasi  segala  tingkah  polahnya  dengan  berbagai  hadiah yang anak  suka, mulai dari baju hingga  mainan  favoritnya.  Ummi, sebaiknya  kita  harus  mengetahui, mendoakannya  dengan  segala  kebaikan  merupakan hadiah  terbaik  untuknya  sepanjang  hayat. Tidak  semata-mata  memanjakannya  dengan  materi  dan  barang  berharga.Bahkan,  mendoakan anak bisa dilakukan dalam sela-sela aktivitas kita sehari-hari bersamanya.Tak mesti ketika sujud dalam shalat. Tak mesti dalam keheningan malam.

Beberapa contohnya,ketika  kita sedang memasak di dapur dan anak sedang asyik  ‘membantu’  di dapur  sembari  bermain dengan panci misalnya, jangan ragu membelainya dengan lembut sembari berdoa kepada Allah, “Allahumma faqqihhu fid din wa ‘allimhut ta’wil“. Doa  ini pernah dicontohkan oleh rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma yang artinya “Ya Allah, pahamkanlah dia akan ilmu agama dan ajarilah dia ta’wilnya.”  Doa yang sangat ringkas dan bermakna. Seperti yang kita tahu Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma tumbuh menjadi seorang yang faqih dalam ilmu agama, ahli dalam ilmu tafsir Alquran, dan digelari “turjumanul qur’an

Atau ketika sang anak menolong kita mengambil suatu barang yang  kita pinta, jangan lupa doakan dia, “Jazakallahu khayran.” Maknanya indah: semoga Allah membalasmu dengan kebaikan. Kebaikan yang datang dari sisi Allah tentu menjadi kabar gembira bagi hamba-Nya.

Atau ketika  sang buah hati mampu  melafalkan  bacaan  alquran  yang ia  dengar  sekalipun  dengan  mulut cadelnya , sertakan pula doa penuh makna untuknya, “Barakallahu fik.” Maknanya dalam: semoga Allah memberkahimu. Dalam keberkahan terdapat kebaikan yang menetap dan terus bertambah.

Ummi, pernahkah  anak  anda  dengan  gaya  yang khasnya mengikuti  gerakan  ummi saat  sholat? atau anak duduk diam di dekat kita sambil membuka mushaf Alquran, Nah, saat  momen-momen itu  tiba, doakanlah kebaikan baginya, “Zadakillahu hirshan fil ‘amalish shalih.” Semoga Allah menambah semangatmu dalam beramal shalih.

Serta berbagai redaksi doa lainnya, seperti: “Ya Allah, cintailah keluarga kami,” “Ya Allah, kumpulkanlah kami di surga firdaus-Mu,” “Ya Allah, jagalah dia.”

Semoga Allah berkenan mengabulkan doa-doa kita untuk anak kita-kita. Allah adalah Sang Khaliq yang Maha Mengabulkan doa.  Sebesar apapun usaha orangtua dalam merawat, mendidik, menyekolahkan dan mengarahkan anaknya, andaikan Allah ta’ala tidak berkenan untuk menjadikannya anak salih, niscaya ia tidak akan pernah menjadi anak salih. Hal ini menunjukkan betapa besar kekuasaan Allah dan betapa kecilnya kekuatan kita. Ini jelas memotivasi kita untuk lebih membangun ketergantungan dan rasa tawakkal kita kepada Allah jalla wa’ala. Dengan cara, antara lain, memperbanyak menghiba, merintih, memohon bantuan dan pertolongan dari Allah dalam segala sesuatu, terutama dalam hal mendidik anak.